oleh

Adi Susanto: Pilkada, Siap Maju Jalur Independen

PRABUMULIH, TS – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) belum dipastikan kapan akan diselenggarakan, apakah tahun 2022 atau 2023. Namun, para bakal calon walikota dan wakil walikota Prabumulih sudah menampakkan diri bahkan sudah berani bicara visi dan misi kedepan. Seperti mantan Anggota DPRD Prabumulih Adi Susanto SE, Kamis (14/1/2021).

“Saya, Adi Susanto akan maju Pilkada Prabumulih nanti melalui jalur independen,” tegas Adi.

Memang diakuinya, saat ini pembahasan Pilkada serentak belum jelas kepastiannya. “Kalau informasi yang saya dapat Pilkada khususnya Prabumulih bisa dilaksanakan 2023, bisa juga dipercepat 2022,” ungkap mantan anggota DPRD Prabumulih ini.

Walaupun demikian, dirinya telah mempersiapkan untuk bertarung dalam Pilkada Prabumulih nanti. “In syaa Allah sudah saya siapkan semuanya untuk maju dari independen,” pungkas Adi yang mempunyai slogan Aku Padamu.

Bahkan dikatakan dia, dalam Pilkada mempunyai visi dan misi, pertama mengangkat keterpurukan ekonomi masyarakat khususnya Prabumulih yang sedang anjlok akibat Pandemi Covid-19. Kedua, bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan putra daerah dan putra lokal agar dapat selama 3 tahun mengurangi angka pengangguran 70%. Mengingat Kota Prabumulih ini sebagai kota penghasil Minyak dan gas (Migas), perkebunan, dan perdagangan.

“Jadi saya akan berusaha menciptakan lapangan pekerjaan dengan mempermudah pihak luar untuk membuka usaha di Prabumulih. Dengan demikian, bisa menaikkan pendapatan dan dapat mengurangi daripada angka pengangguran,” ujarnya.

Bahkan, dirinya bila terpilih menjadi Walikota Prabumulih mempersilakan pihak investor manapun yang mau membuka usaha di Prabumulih. Seperti membuka pabrik karet ataupun pabrik sawit, membuka hotel berbintang di Kota Prabumulih. “Saya tidak akan mempersulit investor yang mempunyai keinginan membuka usaha di Prabuulih. Silakan saja nanti membuka usaha, yang penting bagaimana Kota Prabumulih maju, masyarakatnya sejahtera, dan angka pengangguran berkurang,” harap Adi.

Sedangkan, dikatakan dia, masalah pembangunan, program sekolah dan berobat gratis tetap dijalankan. “Ya, program itu sudah kewajiban kita untuk melakukannya. Ya, nanti seragam sekolah kita berikan secara gratis,” kata Adi. (nr)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed