oleh

Tim Macan Putih Ringkus Oknum PNS Saat Bawa Shabu

PRABUMULIH, TS – Asan Basri (41) oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemenkumham Provinsi Sumsel berdinas di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kota Baturaja diringkus Tim Macan Putih Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Prabumulih.

Warga Sungai Medang ini ditangkap bersama keponakannya Andri Januardi (28) saat membawa narkotika jenis shabu-shabu.

Dari tangan Asan, polisi berhasil mengamankan barang bukti 0,71 gram narkotika jenis sabu-sabu.

Asan Basri sendiri ditangkap Tim Macan Putih, Jumat (4/12/2020) pukul 18.00 WIB di Jalan Sungai Medang Tanjung Dalam.

Informasi yang dihimpun, penangkapan berawal dari anggota Tim Macan Putih dipimpin Kanit Lidik 1 Ipda Zulkarnain ST MSi melakukan pemetaan wilayah rawan narkoba di wilayah Sungai Medang. Lalu saat melintas, anggota mencurigai dua warga mengendarai motor yang baru pulang dari perbatasan Kabupaten PALI.

Tim yang curiga lalu langsung melakukan pencegatan. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sabu-sabu paket 200 ribu seberat 0,71 gram yang di simpan di dalam celana dalam keponakan Asan. Oleh petugas keduanya langsung diamankan ke Polres Prabumulih

Menurut pengakuan Asan, dirinya sengaja menemui Herman di Pangabuan, PALI, untuk membeli Sabu.

“Memang kami berdua ke rumah Herman dan diberi shabu-shabu secara gratis. Dan kami beli paketan Rp 200 ribu untuk dibawa pulang, untuk acara ulang tahun saya,” ungkap Asan.

Diakui dia, dirinya memakai kembali barang haram itu sekitar 1 tahun ini. “Ya, saya memang pernah di penjara 1 tahun. Saya memang pegawai Rupbasan Baturajo. Dan baru inilah pakai narkoba lagi,” ujarnya.

Senada Andre Januardi mengatakan, sudah 2 kali membeli shabu dengan Herman. Sabu dia pakai sendiri, dan baru 8 bulan ia makai sabu. “Sabu itu saya yang pegang. Uang beli sabu dari uang ku sendiri dan Mang Asan hanya menemani ambil sabu,” katanya.

Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi SIk SH MH melalui Kasat Narkoba AKP Fadilah didampingi Kanit Lidik 1 Ipda Zulkarnain mengatakan, Asan sudah masuk target operasi dan merupakan PNS Rupbasan Baturaja. “Untuk keduanya dikenakan Pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara. Untuk barang bukti hanya 0.71 gram sabu,” pungkasnya. (nr/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed